Headlines News :
NewsPaper-Net. Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Kode - Kode Produk Yang Mengandung Lemak Babi

Written By Unknown on Minggu, 12 Agustus 2012 | 13.11


E100, E110, E120, E140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234, E252, E270, E280, E325, E326, E327, E334, E335, E336, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435, E436, E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481, E482, E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572, E631, E635, E904.

NewsPaper - Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib bekerja sebagai pegawai
di Badan Pengawasan Obat & Makanan (POM) di Pegal, Perancis. Tugasnya
adalah mencatat semua merek barang, makanan dan obat-obatan.

Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran,
bahan-bahan produk tersebut harus terlebih dahulu mendapat ijin dari
Badan pengawas Obat dan Makanan Prancis dan Shaikh Sahib bekerja di
Badan tersebut bagian QC, oleh sebab itu dia mengetahui berbagai macam
bahan makanan yang dipasarkan. Banyak dari bahan-bahan tersebut
dituliskan dengan istilah ilmiah namun ada juga beberapa yang
dituliskan dalam bentuk matematis seperti E-904, E-141.

E100, E110, E120, E140, E141, E153, E210, E213,

E214, E216, E234, E252, E270, E280, E325, E326,

E327, E334, E335, E336, E337, E422, E430, E431,

E432, E433, E434, E435, E436, E440, E470, E471,

E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481,

E482, E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542,

E570, E572, E631, E635, E904.

Awalnya, saat Shaikh Sahib menemukan bentuk matematis tersebut, dia
penasaran dan kemudian menanyakan kode matematis tersebut kepada
seorang perancis yang berwenang dalam bidang itu dan orang tersebut
menjawab ” KERJAKAN SAJA TUGASMU, DAN JANGAN BANYAK TANYA.

Jawaban tersebut menimbulkan kecurigaan buat Shaikh Sahib dan dia
kemudian mulai mencari tahu kode matematis tersebut dalam dokumen yang
ada.

Ternyata apa yang dia temukan cukup mengagetkan kaum muslim di dunia.
Hampir diseluruh negara barat termasuk Eropa, pilihan utama untuk
daging adalah daging babi. Peternakan babi sangat banyak di
negara-negara tersebut.

Di perancis sendiri jumlah peternakan babi mencapai lebih dari 42.000.
Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan
dengan hewan lainnya. Namun orang Eropa dan Amerika berusaha
menghindari lemak-lemak tersebut. Kemudian yang menjadi pertanyaan
sekarang; dikemanakan lemak-lemak babi tersebut? Jawabannya adalah:
Babi-babi tersebut dipotong di rumah-rumah jagal dalam pengawasan
Badan POM dan yang membuat pusing Badan tersebut adalah membuang lemak
yang sudah dipisahkan dari daging babi. Dahulu kira-kira 60 tahun yang
lalu, lemak-lemak tersebut dibakar. Kemudian mereka berpikir untuk
memanfaatkan lemak-lemak tersebut.

Sebagai awal ujicobanya mereka membuat sabun dengan bahan lemak
tersebut dan ternyata itu berhasil. Lemak-lemak tersebut diproses
secara kimiawi,dikemas sedemikian rupa dan dipasarkan Dalam pada itu
negara-negara di eropa memberlakukan aturan yang mengharuskan
bahan-bahan dari setiap produk makanan, obat-obatan harus dicantumkan
pada kemasan. Oleh karena itu bahan yang terbuat dari lemak babi
dicantukam dengan nama Pig Fat (lemak babi) pada kemasan produk.

Mereka yang sudah tinggal di Eropa selama 40 tahun terakhir ini
mengetahui hal tersebut.Namun produk dengan bahan lemak babi tersebut
dilarang masuk ke negara-negara Islam pada saat itu sehingga
menimbulkan defisit perdagangan bagi negara pengekspor. Menoleh kemasa
lalu, jika anda hubungkan dengan Asia Tenggara, anda mungkin tahu
tentang factor yang menimbulkan perang saudara.

Pada saat itu, peluru senapan dibuat di Eropa dan diangkut ke belahan
benua melalui jalur laut. Perjalanannya memakan waktu berbulan-bulan
hingga mencapai tempat tujuan sehingga bubuk mesiu yang ada di
dalamnya mengalami kerusakan karena terkena air laut. Kemudian mereka
punya ide untuk melapisi peluru tersebut dengan lemak babi.

Lapisan lemak tersebut harus digigit dengan gigi terlebih dahulu
sebelum digunakan. Saat berita mengenai pelapisan tersebut tersebar
dan sampai ke telinga tentara yang kebanyakan Muslim dan beberapa
Vegetarian (orang yang tdk makan daging), maka tentara – tentara
tersebut menolak berperang sehingga mengakibatkan perang saudara
(civil war).

Negara-negara Eropa mengakui fakta tersebut dan kemudian menggantikan
penulisan lemak babi dalam kemasan dengan menuliskan lemak hewan.
Semua orang yang tinggal di Eropa sejak tahun 1970–an mengetahuinya.
Saat perusahaan produsen ditanya oleh pihak berwenang dari negara
Islam mengenai lemak hewan tersebut, maka jawabannya bahwa lemak
tersebut adalah lemak sapi & domba, walaupun demikian lemak-lemak
tesebut haram bagi muslim karena penyembelihan hewan ternak tersebut
tidak mengikuti syariat islam. Oleh karena itu produk dengan label
baru tersebut dilarang masuk ke negara-negara islam.

Sebagai akibatnya, perusahan-perusaha produsen menghadapi masalah
keuangan yang sangat serius karena 75% penghasilan mereka diperoleh
dengan menjual produknya ke negara islam, dimana laba penjualan ke
negara islam bisa mencapai milliar dolar.

Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat kodifikasi bahasa yang hanya
dimengerti oleh Badan POM sementara orang awam tidak mengetahuinya.

Kode tersebut diawali dengan kode E-CODES. E-INGREDIENTS ini terdapat
di banyak produk perusahaan multinasional termasuk pasta gigi, sejenis
permen karet, cokelat, gula-gula, biscuit, makanan kaleng, buah-buahan
kalengan dan beberapa multi vitamin dan masih banyak lagi jenis produk
makanan & obat-obatan lainnya. Semenjak produk – produk tersebut di
atas banyakdikonsumsi oleh negara-negara muslim, kita sebagai
masyarakat muslim tidak terkecuali sedang menghadapi masalah penyakit
masyarakat yakni hilangnya rasa malu, kekerasan dan seks bebas (
kumpul kebo ).

Oleh karenanya, saya mohon kepada semua umat islam untuk memeriksa
terlebih dahulu bahan-bahan produk yang akan kita konsumsi dan
mencocokannya dengan daftar kode E-CODES berikut ini. Jika ditemukan
kode-kode berikut ini dalam kemasan produk yang akan kita beli, maka
hendaknya dapat dihindari karena produk dengan kode-kode tersebut di
bawah ini mengandung lemak babi.

Adalah tanggung jawab kita semua sebagai umat islam untuk mengikuti
syariat islam dan juga memberitahukan informasi ini kepada
saudara-saudara kita.

Arus Mudik di Tanjung Perak Mulai Terasa


NewsPaper - Dermaga Gapura Surya Pelabuhan Tanjung Perak mulai kebanjiran para penumpang kapal yang mudik ke Jawa. Hari ini setidaknya ada 6 kapal berlabuh.

Dari pengamatan detiksurabaya.com, Sabtu (11/8/2012), kapal pertama yang datang adalah KM Dobonsolo. Kapal milik PT Pelni ini membawa 1.475 penumpang dari Papua dan Makasar. Begitu merapat di dermaga Gapura Surya, para penumpang langsung keluar berhamburan bagai air bah.

"Penumpang yang turun ada 1.475 penumpang dengan keberangkatan terjauh dari Papua," kata Zamroni, Manager Usaha PT Pelni cabang Surabaya kepada wartawan di lokasi, Sabtu (11/8/2012).

Meski yang turun capai ribuan, tetapi penumpang tetap berlaku tertib. Dengan panduan dari petugas kapal dan pelabuhan, para penumpang dengan tertib turun dari tangga atas dan pintu bawah.

Para penumpang yang turun segera keluar dari pintu tanpa menggerombol di areal sekitar dermaga. Para penumpang tersebut segera mencari tumpangan ke daerah masing-masing. Di luar dermaga memang sudah menunggu kendaraan travel, angkot, bus dan ojek.

"Saya sudah langganan travel kalau pulang kampung," kata Romadhon yang baru saja turun dari kapal.

Romadhon mengatakan, dia berangkat dari Sorong, Papua pada Rabu (8/8/2012) kemarin dan baru tiba di Surabaya hari ini. Di Papua, pria asli Kudus ini bekerja sebagai buruh bangunan. Ini adalah pulang mudiknya ke 3.

Kali ini ia pulang bersama ke 11 temannya. KM Dobonsolo memang selalu menghadirkan keramaian di Pelabuhan Tanjung Perak karena kapasitasnya yang besar. Dan kapal milik PT Pelni memang sebagian besar berbadan besar. Selain KM Dobonsolo, kapal lain yang besar adalah KM Labobar yang mampu mengangkut lebih dari 2 ribu penumpang.

Jumlah Pemudik dengan Kereta Api dari Surabaya Diperkirakan Menurun


NewsPaper - Puncak arus mudik angkutan lebaran melalui transportasi kereta api dari Kota Surabaya tahun ini mencapai 29.562 penumpang. Tapi, jumlah ini menurun dibanding tahun 2012 yang mencapai 38.898 penumpang.

Dari jumlah penumpang tersebut paling banyak berasal dari penumpang kereta kelas ekonomi sebanyak 25.563 penumpang, disusul jumlah penumpang KA kelas eksekutif sebanyak 2.116 penumpang sisanya dari jumlah penumpang kelas bisnis sebanyak 1.883 penumpang.

Menurut Manager Humas PT KA Daops VIII Surabaya Sri Winarto, penurunan ini diakibatkan adanya peraturan baru yakni tidak diperbolehkan penumpang berdiri.

"Penurunan ini kita perkirakan juga disebabkan peraturan pembelian tiket 90 hari sebelum keberangkatan. Kita juga ingin memberikan pelayanan terbaik bagi calon penumpang dan merasa nyaman selama perjalanan," tuturnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Sabtu (11/802012).

Winarto menambahkan, jika kereta tambahan lebaran diperkirakan sudah akan dijalankan mulai H-5. KA tambahan lebaran itu yakni, Gajayana Lebaran tujuan Malang-Jakarta, Kertajaya Lebaran tujuan Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen Jakarta, Pasundan Lebaran tujuan Surabaya Gubeng-Kiara Condong Bandung, Matarmaja Lebaran tujuan Malang-Pasar Senen Jakarta, Sancaka Lebaran 1 dan 2 tujuan Surabaya Gubeng-Yogyakarta.

Mantan Kepala Staisun Malang Kota ini juga menyebutkan, perkiraan kapasitas angkut penumpang pada puncak arus mudik yang diperkirakan pada H-5. Untuk KA Eksekutif diperkirakan jumlah penumpang mencapai 4.150 penumpang, jumlah penumpang KA Bisnis sebanyak 2.720 penumpang dan sebanyak 25.770 penumpang untuk perkiraan jumlah angkut penumpang pada KA Ekonomi.

Dari data yang dihimpun detiksurabaya.com, jumlah penumpang KA selama 5 tahun terakhir yakni pada 2007 jumlah penumpang mencapai 34.804 penumpang, 2008 sebanyak 39.121 penumpang, tahun 2009 sebanyak 40.353 penumpang, tahun 2010 sebanyak 44.203 penumpang dan tahun 2011 sebanyak 38.423 penumpang.

Pasutri Asal Sumenep Digulung Dicurigai Jadi Pengepul Pengemis


NewsPaper - Gara-gara memperkerjakan orang cacat fisik menjadi pengemis, pasutri asal Sumenep, Madura, ditangkap polisi. Rusman Saud (31) dan istrinya Halimah (31) dicegat Satuan Sabhara Polres Situbondo saat mengendarai Kijang Innova di Jalan Diponegoro, Situbondo.

Pasutri ini dicurigai sebagai pengepul sekelompok pengemis yang biasa beroperasi di wilayah Situbondo. Polisi makin curiga, karena dalam mobil Kijang Innova itu didapati seorang perempuan cacat fisik yang baru saja mengemis di sekitar perempatan jalan traffic light dekat Alun-Alun Situbondo. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, Rusman Saud dan Halimah langsung digelandang ke Mapolres Situbondo.

"Kami sudah lama mencurigai pengemudi kendaraan Kijang Innova itu. Hampir tiap hari dia antar jemput pengemis di wilayah Situbondo. Kami curiga dia pengepul sekelompok pengemis. Tapi sekarang masih dalam pemeriksaan," kata Kasat Sabhara Polres Situbondo, AKP Hariyono, Kamis (9/8/2012) dini hari.

Keterangan yang dihimpun, kecurigaan polisi muncul karena tiap malam sejak awal bulan ramadan, mobil Kijang Innova M-1519-VB selalu stand by di Jalan Hasanuddin sisi timur Alun-Alun Situbondo. Setelah diperhatikan mobil itu selalu beraktivitas mengantar dan menjemput pengemis. Polisi pun segera merangcang penggerebekan, Rabu (8/8/2012) malam.

Benar juga, selama diintai mobil itu terlihat parkir di atas trotoar Jalan Hasanuddin, sisi utara Rutan Situbondo. Pukul 23.00 malam, mobil baru bergerak setelah menaikkan seorang wanita cacat fisik yang baru saja mengemis di perempatan traffic light. Tak ingin kehilangan buruan, polisi yang sudah lama menyanggong segera melakukan pengejaran. Mobil itu akhirnya dicegat saat melintas di Jalan Diponegoro.

"Saya mengemis bukan karena permintaan siapa-siapa. Saya mau bekerja begini karena keinginan saya sendiri. Mereka (Rusman-Halimah) saudara sepupu saya dan hanya membantu antar-jemput saja karena kasihan sama saya," tukas Hatikah (19), pengemis asal Botolinggo, Bondowoso, sembari mengaku hasil kerjanya tiap malam selama ramadan berkisar Rp 50 ribu hingga ratusan ribu.

Di depan polisi, Rusman Saud dan Halimah mengaku kedatangannya ke Jawa Timur untuk berkunjung ke rumah orang tuanya di Botolinggo, Bondowoso. Keduanya mengaku hanya membantu antar jemput Hotikah untuk mengemis karena didorong rasa kasihan. Keduanya membantah keras jika mereka dituding sengaja memperkerjakan Hotikah sebagai pengemis untuk mengeruk keuntungan sendiri.

"Kami tidak pernah meminta apa-apa ke dia (Hotikah, red). Kami sengaja antar jemput karena kasihan saja. Kondisinya yang begitu jadi sulit dibonceng sepeda motor. Apalagi dia masih sepupu suami saya. Hasil kerjanya mengemis ya disimpannya sendiri," papar Halimah.

Mendengar pengakuan si pasutri Rusman - Halimah dan Hotikah rupanya membuat polisi jadi terenyuh. Polisi hanya memberikan surat pernyataan kepada si pasutri agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Jika dipergoki lagi polisi akan memberi sanksi hukum keduanya.

"Kalau merasa kasihan ya silahkan dibantu saja, bukannya diantar jemput jadi pengemis. Awalnya kami memang curiga mereka sengaja memperkerjakan pengemis. Kami cukup memberikan pembinaan dan surat peringatan saja, karena ini yang pertama," papar Kasubbag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi.

Parsel Isi Makanan Rp 200 Ribu Diserbu Pembeli Di Surabaya


News Paper - Parcel sudah menjadi bentuk perhatian seseorang untuk orang spesial, keluarga, bahkan klien. Nah, di lebaran ini, parcel dengan isi makanan senilai Rp 200 ribu paling banjir pesanan.

Pemilik usaha parcel di kawasan Ondomohen atau Walikota Mustajab misalnya, dia kelarisan parcel. Fransiscus menjelaskan, penjualan parcel memang terbilang layaknya event tahunan. Puncaknya kini Ramadan, parcel dengan isi makanan seharga Rp 200 ribuan paling laris.

"Parcel yang paling laris yakni yang berisi biskuit, snack, wafer, minuman kaleng hingga sirup. Yang seperti ini, isi makanannya seharga Rp 200 ribu," kata Fransiscus, Minggu (12/8/2012).

Parcel berisi barang pecah belah juga sering kali diminati pembeli. Orang-orang non muslim misalnya pengusaha atau pejabat yang ikut berempati merayakan Idul Fitri biasanya memesan parcel berisi barang pecah belah untuk mitra kerja, kerabat hingga handai tolan.

"Untuk parcel dengan isi barang pecah belah, kami hargai Rp 750 ribu hingga Rp 3 juta," terang dia.

Hal serupa juga dikatakan pengusaha parcel lainnya di kawasan Raya Ngagel. Dalam sehari, karyawan Lily berhasil menjual hampir 50 parcel berukuran sedang.

"Menjelang Idul Fitri seperti sekarang ini, permintaan parcel memang selalu meningkat dari hari biasanya," tutur Lily.

Menjelang L:ebaran Polda Jatim Siapkan Sniper Di Perbatasan Jatim - Jateng


NewsPaper - Untuk mengamankan mudik lebaran tahun ini, polisi menyiagakan aparat bersenjata dari Satuan Sabhara dan penembak jitu (sniper) Brimob di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah antara Kecamatan Mantingan, Ngawi dan Kecamatan Sambungmacan, Sragen.

Salah satu ruas jalan rawan kriminalitas berada di kawasan hutan antara Kecamatan Kedunggalar dan Mantingan, Ngawi. Salah satunya berada di wilayah BKPH Kedunggalar, KPH Ngawi.

Wilayah setempat rawan terjadi aksi perampokan ala bajing loncat. Beberapa kali mobil angkutan barang dibajak kawanan perampok.

"Dengan dibantu Berimob, patroli perlu diperkuat karena wilayah sini rawan kriminalitas," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombespol Komarul Zaman, Minggu (12/8/2012).

Menurutnya, kepolisian akan memaksimalkan ratusan pos pengamanan se-Jawa Timur yang dibentuk di sepanjang jalur mudik untuk koordinasi penanganan kriminalitas.

"Jika ada informasi kriminalitas, petugas segera turun dan bisa di-back up Polda," tegasnya.

Selain mewaspadai jalur rawan kriminalitas, kepolisian juga mewaspadai sejumlah ruas jalan rawan kecelakaan dan kemacetan mulai dari Madiun hingga Ngawi berbatasan dengan Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Kepala Satuan Brimob Polda Jatim Kombespol Mashudi yang ikut bersama rombongan menambahkan seluruh sniper Brimob sudah disiagakan di semua Detasemen dan Sub Detasemen.

"Sniper siap jika diperlukan atas permintaan wilayah setempat," jelasnya.

Mashudi mengatakan semua anggota Brimob dari seluruh Detasemen di Jawa Timur dilibatkan dalam pengamanan arus mudik lebaran tahun ini. Jumlahnya mencapai lebih dari 2.000 personel.

H-7 Penumpang Bandara Juanda Diprediksi Meningkat 20%




NewsPaper -
Jumlah penumpang pesawat Bandara Juanda diprediksi meningkat 20 persen pada H-7 lebaran tahun ini. Yakni mencapai 741.486 orang. Jumlah pesawat diprediksi meningkat sekitar 7 - 12 persen dari tahun lalu.

Bila lebaran 2011 lalu sebanyak 5.085 armada, kini Juanda menyiapkan sekitar 5.461 pesawat untuk arus mudik dan balik, berangkat dan datang.
Masa pemantauan dilaksanakan sejak hari ini, Minggu (12/8/2012) tepatnya sejak H-7 sampai H+7 Lebaran.

"Pergerakan pesawat meningkat antara 7 sampai 12 persen, sementara jumlah penumpang juga naik hingga 20% dibanding lebaran tahun 2011 lalu," kata Saryo, Asisten Manager SIM, Tapor & Humas PT Angkasa Pura 1, Minggu (12/8/2012).

Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi H-3 lebaran. Saryo menerangkan, puncak mudik akan terjadi 16 Agustus 2012 yakni pada masa awal masa cuti bersama.

Rata-rata per hari, Bandara Juanda akan dipadati sekitar 49.350 penumpang dengan diangkut 355 pergerakan pesawat udara. Penerbangan domestik masih mendominasi, terpantau 162 pesawat datang dan 162 pesawat berangkat.

"Rata-rata per hari, ada sekitar 49.350 penumpang memadati Juanda, angka itu didominasi dari domestik. Penumpang datang sebanyak 21.521, berangkat 22.789, sisanya internasional," terang dia.

Untuk tujuan domestik paling banyak datang dan berangkat menuju kota-kota besar. Misalnya Jakarta, Balikpapan, Makassar, Denpasar, Banjarmasin, dan Lombok.

"Untuk penerbangan internasional masih didominasi kedatangan dan tujuan ke Singapura, Kuala Lumpur, dan Hongkong," tutup dia.
 
Support : A.R. BLOG | Alfan Roziqi | Ilmu Komunikasi
Copyright © 2011. NewsPaper - All Rights Reserved
Template Created by ALFAN ROZIQI Published by TRUNOJOYO UNIVERSITY
Proudly powered by Blogger